Sabtu, 05 Januari 2013

Model-model pembelajaran matematika SD

Model-model pembelajaran matematika SD

oleh : Parlina Susi Siswanti


BAB I
PENDAHULUAN
1.       Latar Belakang
Pendidikan adalah merupakan salah satu dasar untuk membangun bangsa ini, maka dari itu pendidikan perlu dikembangkan. Seperti halnya model-model pembelajaran yang efektif digunakan pada mata pelajaran matematika ditingkat sekolah dasar perlu dikembangkan .
Agar peserta didik dapat memahami maksud dan tujuan secara mendalam. Sekolah merupakan sarana dan prasarana untuk dapat menuntut ilmu lebih dalam. Model-model pembelajaran  yang telah dikemukakan oleh para ilmuan dapat kita pelajari sebagai bahan pembelajaran untuk masa sekarang dan yang akan datang. Karena dengan ilmu kita dapat menguasai dan menakhlukan dunia.

2.      Metode penulisan
Adapun metode perumusan yang kami gunakan dalam makalah ini dengan metode membaca, yaitu mengumpulkan refrensi buku-buku yang sesuai dengan tema “model-model pembelajaran yang efektif  pada mata pelajaran matematika”.

3.      Tujuan Penulisan
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Pembelajaran Matematika dan untuk mengetahui  model-model pembelajaran matematika dan dapat menambah wawasan peserta didik. Sekaligus dapat memberikan petunjuk penting bagi masyarakat umum,khusunya para guru dan siswa.








BAB II
PEMBAHASAN

Model-Model Pembelajaran yang Efektif atau cocok digunakan di Sekolah Dasar

Example non example
a.   Materi     : Bangun Datar (mengidentifikasi sifat bangun datar)
b.   Alasan    : Di dalam materi bangun datar, materi yang disajikan terutama  adalah gambar-gambar dari bangun datar, sehingga cocok menggunakan model Examples Non Examples yang langkah-langkah di dalamnya menyajikan gambar.
c.   Langkah-langkahnya sebagai berikut :
e Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
e Guru menempelkan gambar di papan.
e Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar
e Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas
e Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
e Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
e Kesimpulan
d.      Gambar yang dapat ditampilkan :


Persegi panjang
 

persegi
 








Picture n picture
a.   Materi     : Operasi Hitung (Mengurutkan bilangan)
b.   Alasan    : Guru dapat menggunakan gambar-gambar yang berjumlah tertentu dan tidak berurutan agar dapat disusun oleh siswa menjadi urutan yang logis.
c.   Langkah-langkah :
þ  Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
þ  Menyajikan materi sebagai pengantar
þ  Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
þ  Guru menunjuk/ memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
þ  Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
þ  Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
þ  Kesimpulan/rangkuman
d.      Gambar yang dapat digunakan :

Numbered head together
a.   Materi     : Keliling dan Luas Bangun Datar
b.   Alasan    : Pada dasarnya model ini memang dapat digunakan.
c.   Langkah-langkah :
J  Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
J  Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
J  Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
J  Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
J  Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
J  Kesimpulan
d.      Materi yang dapat disajikan berupa soal cerita, seperti :
Tentukan luas layar pada masing-masing gambar di bawah ini !
Perahu manakah yang memiliki luas layar paling lebar ?






Kepala Bernomor Struktur
a.       Materi     : Menghitung Volume Bangun Ruang
c.       Langkah-langkah :
·         Siswa dibagi ke dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor ( 1 kelompok = 4 siswa )
·         Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasar nomor yang didapat
v  Siswa nomor 1 : bertugas mencatat soal
v  Siswa nomor 2 : bertugas mengerjakan soal
v  Siswa nomor 3 : bertugas melaporkan hasil pekerjaan
v  Siswa nomor 4 : bertugas menjelaskan hasil pekerjaan
·         Jika perlu, guru bisa menyuruh siswa agar bekerja sama dengan kelompok yang lain dengan nomor yang sama
·         Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok lain
·         Kesimpulan
d.   Contoh soal yang dapat diberikan :
      Berapa Volume bangun ruang di bawah ini ?? 
     ∏ = 3,14,                                                              
      r = 7 cm                                                                             s = 7 cm
     
 










Tim siswa kelompok prestasi
a.       Materi     : Menentukan KPK dan FPB
b.      Alasan    : Model ini meningkatkan kerjasama antar siswa, melibatkan semua siswa, dan bisa digunakan untuk soal hitungan pada matematika.
c.       Langkah-langkah :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
  2. Guru menyajikan pelajaran
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
  5. Memberi evaluasi
  6. Kesimpulan
d.   Contoh soal :
   1.   Ada dua buah lampu. Lampu merah menyala setiap 12 detik sekali, lampu hijau menyala setiap 16 detik sekali, kapan kedua buah lampu menyala bersama??
2.   Sebuah bel berdering setiap 40 menit sekali, di kelas yang lain bel berdering 45 menit sekali. Kapan keduanya berdering bersama??
3.   Berapa faktor bilangan 16??
4.   Berapa kelipatan bilangan 30??








Jigsaw
a.       Materi     : Mengubah Pecahan ke Bentuk Persen dan Desimal serta Sebaliknya
b.      Alasan    : Model ini meningkatkan kerjasama antar siswa, melibatkan semua siswa, dan bisa digunakan untuk soal hitungan pada matematika.
c.       Langkah-langkah :
  • Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
  • Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda, ada yang persen, pecahan, dan decimal.
  • Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
  • Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
  • Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
  • Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
  • Guru memberi evaluasi
  • Penutup
d.   Contoh pembelajaran:
      Masing-masing anak pada grub decimal, pecahan dan persen harus menguasai materi, lalu berkumpul lagi di kelompoknya untuk membagi pengetahuan kepada teman yang berbeda grub (bahasan).
Contoh soal :
Ubahlah ke dalam bentuk decimal!
3,75% = ……..
71,4% = ……..
4/5 = ……..
6/8 = ………
66,7% = ………

Pembelajaran Berdasarkan Masalah
a.   Materi     : Mengenal satuan waktu
b.   Alasan    : Menghitung waktu merupakan hal yang mudah. Dalam soal cerita, hal tersebut dapat menjadi masalah yang harus dipecahkan. Makanya dapat menggunakan model ini.
c.   Langkah-langkah :
°  Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
°  Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
°  Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
°  Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
°  Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
d.   Contoh soal yang dapat diberikan :
      Bagas dan Soni berencana untuk makan di warung Pak Bimo dan pergi latihan softball bersama. Latihan softball dimulai pukul 10.00. Bagas memerlukan waktu ¾ jam untuk menjemput Soni dan pergi ke warung Pak Bimo dekat lokasi latihan softball. Untuk makan dan berjalan ke lokasi latihan diperlukan waktu 1 ¼ jam. Mereka ingin tiba di lokasi latihan 15 menit sebelum di mulai. Pukul berapa Bagas seharusnya meninggalkan rumahnya?




Mencari pasangan
a.       Materi     : Operasi hitung pecahan
b.      Alasan    : Model ini meningkatkan kerjasama antar siswa, melibatkan semua siswa, dan bisa digunakan untuk soal hitungan pada matematika.
c.       Langkah-langkah :
2  Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
2  Setiap siswa mendapat satu buah kartu
2  Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
2  Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
2  Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
2  Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
2  Demikian seterusnya
2  Kesimpulan/penutup
d.   Contoh Pembelajaran :
      Guru menyiapkan kartu yang bertuliskan angka pecahan dan decimal.












Course review horay
a.       Materi        :  Operasi hitung penjumlahan
b.      Alasan       : Model ini bisa digunakan untuk soal hitungan pada matematika.
c.       Langkah-langkah :
Þ  Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
Þ  Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
Þ  Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
Þ  Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan seler masing-masing siswa
Þ  Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salan diisi tanda silang (x)
Þ  Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
Þ  Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh
Þ  Penutup
d.   Contoh:
Guru memberikan soal perkalian pada 9 kotak yang tertutup, diacak dari tingkat mudah hingga ke tingkat sulit, kemudian bagi siswa yang memilih soal nomor tertentu akan mendapat soal, bila benar diberi ceklis, bila salah diberi silag, pabila membentuk garis maka semua bersorak horee!!
7 x 5
8 x 7
2 x 7
3 x 4
3 x 8
5 x 9
4 x 6
9 x 7
6 x 9
Misal ada
þ
ý
þ
þ
þ
ý
ý
ý
þ
yang menjawab… 
 þ Horeee!!!


Take n give
a.       Materi        :  Operasi hitung perkalian
b.      Alasan       :  Model ini bisa digunakan untuk soal hitungan pada matematika.
c.       Langkah-langkah :
  Siapkan kelas sebagaimana mestinya
  Jelaskan materi sesuai TPK
  Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit
  Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh
  Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give)
  Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain)
  Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan
  Kesimpulan
d.   Contoh kartunya :
 


















Role Playing
a.   Materi        : Mata Uang / Jual Beli
b.   Alasan       : Praktik jual bel dapat diperagakan oleh siswa agar lebih mudah memahami.
c.   Langkah-langkah :
]  Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan
]  Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dua hari sebelum kbm
]  Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
]  Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai
]  Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan
]  Masing-masing siswa duduk di kelompoknya, masing-masing sambil memperhatikan mengamati skenario yang sedang diperagakan
]  Setelah selesai dipentaskan, masing-masing siswa diberikan kertas sebagai lembar kerja untuk membahas
]  Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya
]  Guru memberikan kesimpulan secara umum
]  Evaluasi
]  Penutup
d.   Contoh:
      Misalkan ada siswa yang berperan sebagai penjual, dan mempunyai barang dagangan sebagai berikut :
      Sebuah buku seharga Rp. 3000,00
      Sebuah pensil seharga Rp. 2000,00
      Sebuah penghapus seharga Rp. 1000,00
      Guru dapat bertanya : Apabila siswa pembeli membeli sebuah buku, sebuah pensil, dan sebuah penghapus, berapakah uang kembalian yang di berikan kepada penjual kepada pembeli ?


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Model-model yang dapat digunakan pada mata pelajaran matematika di SD diantaranya :
Example non example
Picture n picture
Numbered head together
Kepala Bernomor Struktur
Tim siswa kelompok prestasi
Jigsaw
Pembelajaran Berdasarkan Masalah
Mencari pasangan
Course review horay
Take n give
Role Playing